Artikel Komputer
Dari awal kemunculannya, komputer mempunyai cikal bakal yang unik.Charles Babbage adalah seorang ilmuwan Inggris yang ahli dalam bidang matematika. Komputer diciptakan pada awalnya hanya untuk membantu pekerjaan manusia hanya dalam menghitung saja. Pada saat itu pun, sebutan komputer tidak seperti saat ini, bentuknya pun cukup unik menyerupai sebuah mesin tik. Nama komputer sendiri diambil dari sebuah kata, yaitu to compute yang berarti menghitung. Babbage melihat adanya perkembangan dari mesin mekanik dan juga matematika. Maka dari itulah, komputer muncul.
Komputer berjalan seperti otak dan pikiran kita. Bedanya adalah, kita hidup selain dengan pikiran juga dengan hati nurani. Dimana kita bisa memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk, mendahulukan kepentingan yang lebih penting. Jikalau komputer, hanya mengandalkan logika, sistem, dan mesin. Selain itu juga, action yang diberikan pun benar – benar berurut, jka tidak maka akan terjadi kesalahan. Maka tidak salah, ketika kita menyebut komputer itu adalah barang yang sangat “bodoh” apabila tidak kita kendalikan. Mereka hanya bisa diam, bahkan diam ketika melihat sang penggunanya diam termenung memikirkan penyakit maupun nasibnya. Angka yang dikenal komputer hanyalah 0 dan 1, dimana angka tersebut mewakili sebuah jawaban Ya dan Tidak. Atau juga, Benar dan Salah. Keputusan sekali lagi berada di tangan kita. Seperti halnya tentara, mereka tidak akan bergerak sebelum mendengar perintah dari sang pemberi komando. Komputer pun tidak bisa bohong, apa yang kita perintah, itulah yang akan diproses lalu ditampilkan. Tidak heran juga, komputer mempunyai prinsip WYSIWYG, artinya “what you see is what you get”.
Apabila dijelaskan secara singkat, komputer bekerja secara berurutan. Masukkan berupa perintah yang kita pikirkan, kita salurkan dengan mengklik mouse atau keyboard. Lalu, prosesor menyambutnya dengan memproses masukan tersebut. Proses ini dilengkapi dengan sejumlah prosedur. Jika sudah, maka dalam sepersekian detik, proses tersebut menghasilkan sebuah hasil yang ditampilkan ke monitor. Hasil merupakan output keputusan dari prosesor itu sendiri. Apabila prosesor tidak bisa membaca perintah kita ataupun terlalu banyak perintah yang diberikan maka komputer akan menjadi sedikit lambat ataupun mengalami lag sejenak.
Itu secara singkat. Secara teknisnya, ada beberapa modul yang juga ikut campur dalam proses output sebuah program.
Input
Brainware atau sang pengguna mengirimkan suatu command atau perintah dengan cara mengklik tombol yang ada pada mouse. Lalu diarahkan pada sebuah program. Perintah ini disimpan di dalam sebuah memori yang dinamakan RAM (Random Access Memory), gunanya adalah menyimpan dan memproses input yang kita berikan. Perintah itu disimpan dengan membawa ukuran dalam satuan byte. Semakin besar program yang kita jadikan output tersebut, maka semakin besar juga jumlah memorinya. Begitu juga kapasitas memori RAM yang tersedia.
Proses
Di sinilah interaksi dimulai. Apabila proses yang dikirimkan dan diterima oleh prosesor, prosesor berhak menjawab ya dan tidak. Apabila program mencapai prosedur yang sudah ditentukan oleh prosesor maka bukan tidak mungkin, prosedur selanjutnya akan dijalanakan. Tetapi jika tidak dan kebetulan yang berperan sebagai program adalah program yang kecil, maka tanda yang dikeluarkan hanyalah peringatan saja. Tetapi, jika sebuah program yang besar, komputer menginsyaratkannya dengan mengalami sejumlah lag. Inilah yang menyebabkan program berstatus “Not Responding”. Prosesor umumnya memiliki kecepatan yang berbeda. Semakin cepat, maka keputusan yang diambil pun semakin cepat juga. Perlu diketahui juga, RAM dan Prosesor adalah benda yang tidak bisa dipisahkan, mereka bekerja dengan saling bekerja sama.
Output
Berbicara masalah output berarti masalah menampilkan. Pada saat prosesor selesai melakukan pekerjaannya, kini giliran VGA Card dan sang monitor yang harus bersiap – siap. Output yang ditampilkan adalah serentetan hasil program yang kita klik tadi. Tidak semua program memiliki output dan tampilan yang sama. Tergantung jenis apa program yang hendak kita buka. Output di sini tidak hanya tampilan sebuah program, melainkan file yang kita cetak pun bisa kita sebut keluaran. Akan tetapi, file yang kita cetak hanyalah berbentuk tulisan.
Inilah yang berperan dalam pembentukan dan keluaran sebuah program.
- Mouse
- Prosesor
- RAM dan ROM
- VGA Card
- Monitor
- Printer
- UPS atau pusat kelistrikan
Kehidupan komputer tidak akan bisa dilepaskan dari yang namanya listrik. Jadi usahakan sebelum mempunyai PC belilah UPS (Uninterruptible Power Supply), agar aman ketika terjadi putus hubungan listrik secara tiba – tiba. Paling tidak untuk mematikan komputer sesuai prosedur. UPS berbeda dengan baterai laptop, jika baterai laptop masih bisa digunakan untuk melakukan aktivitas kita. UPS hanya menampung sedikit arus listrik, maka dari itu waktu yang diberikan hanya 10 atau 20 menit. Dengan kata lain, UPS adalah kesempatan terakhir kita untuk mematikan komputer sesuai prosedur yang telah ditentukan agar tidak terjadi kerusakan.
00000
Posting Komentar